KENWULUNG.COM adalah media yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mengusung tema-tema keislaman dan keindonesiaan.

Terbaru

Jumat, 23 April 2021

Ramadhan Bulan Kemenangan, Ayo Raih Kemenangan Melawan Covid-19

 

H. Bukhori Sail Al-Tahiri, Lc., MA.

(Kepala Bidang Penyelenggaraan Peribadatan Badan Pengelola Masjid Istiqlal)

 

Allah menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang mulia dan dimuliakan. Di dalamnya terdapat banyak sekali keistimewaan. Ia adalah bulan taubat, bulan ampunan, bulan kebebasan bagi hamba-hamba Allah dari api neraka.

Pada bulan Ramadhan pula Allah menurunkan Al-Qur’an, sebagai manual book bagi umat manusia, sebagai petunjuk operasional guna mengoperasikan ciptaan Allah berupa alam raya dan seisinya untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya demi kepentingan kehidupan manusia baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Allah juga menjadikan Ramadhan sebagai bulan kemenangan bagi hamba-hamba-Nya yang mengikuti petunjuk-Nya, guna meraih kemenangan-kemenangan baik duniawi maupun ukhrawi.

Kata kemenangan banyak sekali diungkapkan dalam Al-Qur’an. Antara lain diungkapkan dengan kata أفلح atau kata turunannya. Misalnya kata المفلحون dalam ayat: 

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (المؤمنون 1)

“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman”

أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (البقرة 5)

“Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung”

Kata هُمُ الْمُفْلِحُونَ dalam Al-Quran diulang sebanyak 12 kali, dan semua kata yang berasal dari aflaha tidak kurang dari 28 kali.

Kata lain yang digunakan untuk mengungkapkan kemenangan adalah الفائزون, diulang sebanyak 4 kali. Misalnya ayat:

 لَا يَسۡتَوِيٓ أَصۡحَـٰبُ ٱلنَّارِ وَأَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِۚ أَصۡحَـٰبُ ٱلۡجَنَّةِ هُمُ ٱلۡفَآئِزُونَ (الحشر 20)

“Tidak sama para penghuni neraka dengan para penghuni surga. Para penghuni surga itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan”

Al-Qur’an juga mengungkapkan kemenangan dengan kata الغالبون, seperti dalam ayat:

وَمَن يَتَوَلَّ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ فَإِنَّ حِزْبَ ٱللَّهِ هُمُ ٱلْغَٰلِبُونَ (المائدة 56)

“Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang”

atau kata غلبت dalam ayat:

كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ (البقرة 249)

“Betapa banyak kelompok kecil mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar”

Yang pertama dan yang kedua mengungkapkan kemenagan sepiritual. Kemenangan yang berarti kebahagiaan di akhirat setelah melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi apa yang dilarang-Nya. Sedangkan kata غلب dimaksudkan kemenangan di dunia, di samping juga dimaksudkan kemenangan di akhirat. Ayat 249 surat Al-Baqarah di atas, menceritakan kemenangan kaum muslimin melawan kaum kafir dalam perang Ain Jalut yang disamakan dengan peristiwa perang Badar, di mana jumlah tentara muslim jauh lebih sedikit dibanding kekuatan musuh. Namun dengan izin Allah kemenangan ada pada kaum muslimin.

Ada banyak peristiwa penting yang dimenangkan oleh umat Islam dalam bulan ramadhan, antara lain:

1.     Perang Badar. Pertempuran umat Islam melawan pasukan Quraisy terjadi pada 17 Ramadhan tahun 2 Hijriah. Ini merupakan bentuk perjuangan menentang kemusyrikan dan kebatilan. Dalam perang ini jumlah pasukan Islam hanya 313 orang, 8 pedang, 6 baju perang, 70 ekor unta, dan 2 ekor kuda. Sedangkan kaum Quraisy berjumlah 1.000 orang, 600 persenjataan lengkap, 700 unta, dan 300 kuda. Namun, peperangan yang membara ini membawa umat Islam meraih kemenangan.

2.     Penaklukan Makkah. Enam tahun kemudian setelah perang Badar, terjadilah peristiwa penaklukkan kota Makkah (fathu Makkah) pada 10 Ramadhan tahun 8 Hijriah. Dalam perang ini, Rasulullah SAW membawa 10.000 pasukan dan bergerak maju menuju Madinah dan Makkah.

3.     Penaklukan Andalusia (Spanyol). Pada 1 Ramadhan tahun 91 Hijriah, umat Islam berhasil masuk ke daratan Andalusia. Dipimpin oleh Panglima Tariq bin Ziyad berkebangsaan Aljazair dari suku Amazigh. Islam berkuasa di Andalusia selama 800 tahun.

4.     Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Atas berkat rahmat Allah, Kemerdekaan Bangsa Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H. hingga kini kita dapat menghirup udara bebas dari penjajahan.

5.     Kemenangan bangsa Mesir dalam perang melawan Israel pada 6 Oktober 1973 betepatan dengan 10 Ramadhan 1339 H.

Pada Ramadhan ini, kita umat Islam dan bangsa-bangsa di seluruh dunia sedang menantikan kemenangan melawan pandemi Covid-19. Dengan usaha dan doa serta munajat yang dipanjatkan oleh kaum mulslimin, orang-orang shalih, para kyai, para habaib di seluruh dunia, seraya berpuasa selama Ramadhan, mendekat kepada Allah dengan hati yang khusyu’ tadlarruu’, ayo kita optimalkan mujahadah kita di bulan suci ini, mudah-mudahan Ramadhan kali ini merupakan kemenangan buat semua umat manusia dari deraan wabah yang mematikan ini. Allahumma Amin.

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman