H. Bukhori Sail Al-Tahiri, Lc., MA.
(Kepala Bidang Penyelenggaraan Peribadatan Badan Pengelola Masjid Istiqlal)
Allah menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang mulia dan dimuliakan. Di dalamnya terdapat banyak sekali keistimewaan. Ia adalah bulan taubat, bulan ampunan, bulan kebebasan bagi hamba-hamba Allah dari api neraka.
Pada bulan Ramadhan pula Allah menurunkan Al-Qur’an,
sebagai manual book bagi umat manusia, sebagai petunjuk operasional guna
mengoperasikan ciptaan Allah berupa alam raya dan seisinya untuk dimanfaatkan
sebesar-besarnya demi kepentingan kehidupan manusia baik di dunia maupun di
akhirat kelak.
Allah juga menjadikan Ramadhan sebagai bulan
kemenangan bagi hamba-hamba-Nya yang mengikuti petunjuk-Nya, guna meraih kemenangan-kemenangan
baik duniawi maupun ukhrawi.
Kata kemenangan banyak sekali diungkapkan dalam Al-Qur’an. Antara lain diungkapkan dengan kata أفلح atau kata turunannya. Misalnya kata المفلحون dalam ayat:
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (المؤمنون 1)
“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman”
أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (البقرة
5)
“Mereka itulah
yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang
beruntung”
Kata هُمُ
الْمُفْلِحُونَ dalam Al-Quran diulang sebanyak 12 kali, dan semua kata
yang berasal dari aflaha tidak kurang dari 28 kali.
Kata lain yang digunakan untuk mengungkapkan
kemenangan adalah الفائزون, diulang sebanyak 4 kali. Misalnya ayat:
لَا يَسۡتَوِيٓ أَصۡحَـٰبُ ٱلنَّارِ وَأَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِۚ
أَصۡحَـٰبُ ٱلۡجَنَّةِ هُمُ ٱلۡفَآئِزُونَ (الحشر 20)
“Tidak sama para penghuni neraka dengan para penghuni surga. Para penghuni surga itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan”
Al-Qur’an juga mengungkapkan kemenangan dengan kata الغالبون, seperti dalam
ayat:
وَمَن يَتَوَلَّ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ فَإِنَّ
حِزْبَ ٱللَّهِ هُمُ ٱلْغَٰلِبُونَ (المائدة 56)
“Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang”
atau kata غلبت dalam ayat:
كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ
وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ (البقرة 249)
“Betapa banyak kelompok kecil mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar”
Yang pertama dan yang kedua mengungkapkan kemenagan
sepiritual. Kemenangan yang berarti kebahagiaan di akhirat setelah melaksanakan
apa yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi apa yang dilarang-Nya. Sedangkan
kata غلب dimaksudkan kemenangan di dunia, di samping juga dimaksudkan kemenangan di akhirat. Ayat 249 surat Al-Baqarah di atas,
menceritakan kemenangan kaum muslimin melawan kaum kafir dalam perang Ain Jalut
yang disamakan dengan peristiwa perang Badar, di mana jumlah tentara muslim
jauh lebih sedikit dibanding kekuatan musuh. Namun dengan izin Allah kemenangan
ada pada kaum muslimin.
Ada banyak peristiwa penting yang dimenangkan oleh
umat Islam dalam bulan ramadhan, antara lain:
1. Perang Badar.
Pertempuran umat Islam melawan pasukan Quraisy terjadi pada 17 Ramadhan tahun 2
Hijriah. Ini merupakan bentuk perjuangan menentang kemusyrikan dan kebatilan. Dalam
perang ini jumlah pasukan Islam hanya 313 orang, 8 pedang, 6 baju perang, 70 ekor
unta, dan 2 ekor kuda. Sedangkan kaum Quraisy berjumlah 1.000 orang, 600
persenjataan lengkap, 700 unta, dan 300 kuda. Namun, peperangan yang membara
ini membawa umat Islam meraih kemenangan.
2. Penaklukan
Makkah. Enam tahun kemudian setelah perang Badar, terjadilah peristiwa
penaklukkan kota Makkah (fathu Makkah) pada 10 Ramadhan tahun 8 Hijriah. Dalam
perang ini, Rasulullah SAW membawa 10.000 pasukan dan bergerak maju menuju
Madinah dan Makkah.
3. Penaklukan
Andalusia (Spanyol). Pada 1 Ramadhan tahun 91 Hijriah, umat Islam berhasil
masuk ke daratan Andalusia. Dipimpin oleh Panglima Tariq bin Ziyad
berkebangsaan Aljazair dari suku Amazigh. Islam berkuasa di Andalusia selama
800 tahun.
4. Proklamasi
Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Atas berkat rahmat Allah, Kemerdekaan Bangsa
Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, bertepatan dengan 9 Ramadhan
1364 H. hingga kini kita dapat menghirup udara bebas dari penjajahan.
5. Kemenangan
bangsa Mesir dalam perang melawan Israel pada 6 Oktober 1973 betepatan dengan
10 Ramadhan 1339 H.
Pada Ramadhan ini, kita umat Islam dan bangsa-bangsa
di seluruh dunia sedang menantikan kemenangan melawan pandemi Covid-19. Dengan
usaha dan doa serta munajat yang dipanjatkan oleh kaum mulslimin, orang-orang
shalih, para kyai, para habaib di seluruh dunia, seraya berpuasa selama
Ramadhan, mendekat kepada Allah dengan hati yang khusyu’ tadlarruu’, ayo kita
optimalkan mujahadah kita di bulan suci ini, mudah-mudahan Ramadhan kali ini
merupakan kemenangan buat semua umat manusia dari deraan wabah yang mematikan
ini. Allahumma Amin.
