KENWULUNG.COM adalah media yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mengusung tema-tema keislaman dan keindonesiaan.

Terbaru

Jumat, 15 Mei 2020

Dilarang Mudik Lebaran, Perantau Asal Jawa di Kalimantan Barat Tetap Bersyukur

Dilarang Mudik Lebaran, Perantau Asal Jawa di Kalimantan Barat Tetap Bersyukur
Achmad Muslich Imron
Achmad Muslich Imron

WULUNG.id – Seorang perantau asal Jawa yang bekerja di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat, Achmad Muslich Imron, memilih tidak akan mudik lebaran tahun 2020 ini. Hal itu sebagai bentuk ketaatan kepada pemerintah yang melarang mudik. Di samping juga karena perusahaan tempat ia bekerja tidak mengizinkan mudik. Walaupun demikian, ia tetap bersyukur.

“Ya disyukuri saja. Dalam kondisi krisis pandemi Covid-19 seperti ini, sebagai rakyat sebaiknya kita ikut kata pemerintah saja. Apa yang telah ditetapkan pemerintah, itulah yang terbaik. Toch, kenikmatan lainnya sudah banyak kita dapatkan,” kata Achmad saat dihubungi Wulung.id, Kamis (14/5/2020).

Achmad bekerja di PT. Erna Djuliawati Plymill yang bergerak di bidang ekspor kayu sejak tahun 1991. Semula keluarganya ikut serta tinggal di Sanggau, tetapi mulai tahun 2006 keluarganya memilih tinggaldi Boyolali, demi anak-anaknya bersekolah di pondok pesantren.

Pria kelahiran Desa Pekalongan Kecamatan Winong Kabupaten Pati, 50 tahun itu menikah dengan seorang gadis asal Godong Purwodadi bernama Siti Kholifah tahun 1996. Dari hasil pernikahannya, ia dikaruniai 3 anak, yaitu Sarah Noorpratiwi Mushlich, Salman Alfarisi Mushlich dan Ainan Fiha Tusamma Salsabila Mushlich.

“Demi pendidikan anak-anak, keluarga kemudian tinggal di Jawa. Sekarang anak pertama sudah bekerja di Angkasa Pura, anak kedua sudah hafal 25 juz Al-Quran dan anak ketiga sudah khatam 30 juz Al-Quran. Sejak berjauhan, tiap 3 bulan sekali saya pulang ke Jawa. Terakhir pulang bulan Januari 2020 yang lalu,” tegas Achmad.

Biasanya jelang lebaran begini, ia sudah siap-siap untuk mudik dan selama ini ia selalu mudik lebaran. Ia tidak pernah lebaran tanpa berkumpul dengan istri dan anak-anak. Baru kali ini, ia harus merayakan lebaran di perantauan tanpa keluarga. 

Achmad berharap semoga pandemi corona segera berlalu sehingga kondisi kembali normal dan aktivitas kembali seperti semula. Ia mengimbau masyarakat agar mendukung kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19 dan hendaknya selalu bersyukur. (samyad)

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman